20 September 2011

Jadwal Kuliah S1 Ekstensi UNJANI Semester 3

Hari Jam Matkul Dosen
Sabtu 07;00 - 09;00 Matematika Teknik 1 Asep Najmurrokhman, ST.,MT
09;00 - 11.10 Rangkaian Logika & Teknik Digital Kusnandar, ST., MT
11;30 - 12;50 Probabilitas & Statistik Ni Ketut H.D., ST.,MM
Minggu 07;00 - 08;40 Sistem Telekomunikasi Andi Juswara, ST.,MT
09;00 - 11;00 Konversi Energi Ahmad Daelami, ST.,MM
12;00 - 14;00 Elektronika 1 Susanto Sambasri, ST.,MT
14;10 - 16;10 Rangkaian Elektrik - 2 Sunubroto, ST.,MT

14 September 2011

Perpisahan Termanis


Intro: C Am Dm G

C G
Bila nanti kita berpisah
Am Em
Jangan kau lupakan
Dm C
Kenangan yang indah
G
Kisah kita

C G
Jika memang kau tak tercipta
Am Em
Untuk ku miliki
Dm C
Cobalah mengerti
G
Yang terjadi


F C
Bila mungkin memang tak bisa
F C
Jangan pernah coba memaksa
Dm Em
Tuk tetap bertahan
F G
Di tengah kepedihan

C G
Jadikan ini
Am Em
Perpisahan yang termanis
F C
Yang indah dalam hidupmu
Dm G
Sepanjang Waktu

C G
Semua berakhir
Am Em
Tanpa dendam dalam hati
F C
Maafkan semua salahku
Dm G
Yang mungkin menyakitimu

C G
Semoga kelak kau kan temukan
Am Em
Kekasih sejati
Dm C
Yang kan menyayangi
G
Lebih dariku

F C
Bila mungkin memang tak bisa
F C
Menyatukan Perbedaan Kita
Dm Em
Dan tetap bertahan
F G
Di tengah kepedihan

C G
Jadikan ini
Am Em
Perpisahan yang termanis
F C
Yang indah dalam hidupmu
Dm G
Sepanjang Waktu

C G
Semua berakhir
Am Em
Tanpa dendam dalam hati
F C
Maafkan semua salahku
Dm G
Yang mungkin menyakitimu

Solo: C G Am Em
F C Dm G

F C
Bila mungkin memang tak bisa
D C
Menyatukan Perbedaan Kita
Dm Em
Dan tetap bertahan
F G
Di tengah kepedihan

F - G

C G
Jadikan ini
Am Em
Perpisahan yang termanis
F C
Yang indah dalam hidupmu
Dm G
Sepanjang Waktu

C G
Semua berakhir
Am Em
Tanpa dendam dalam hati
F C
Maafkan semua salahku
Dm G
Yang mungkin menyakitimu

C G
Jadikan ini
Am Em
Perpisahan yang termanis
F C
Yang indah dalam hidupmu
Dm G
Sepanjang Waktu

C G
Semua berakhir
Am Em
Tanpa dendam dalam hati
F C
Maafkan semua salahku
Dm G C
Yang mungkin menyakitimu

by lovarian
src :http://lirikdankunci.blogspot.com/2010/02/lirik-dan-kunci-gitar-lovarian.html

27 Juli 2011

Ngantri Season 2

Selamat pagiiii,,
Segeerrr ya pagi ini, wrrrrr,,, angin sepoy-sepoy,,, masuk melalui celah-celah pagar berwarna hijau,,, menyapu wajah,, hingga kurasa kesejukan yang menyegarkan,,,(ckckck,,, berpuisi ria,,hmm, emang yang barusan puisi ??) :))
Intermezo nya cukup sekian dan terima kasih,,ahahaha,,,

"Dokg,,dokg,,dokg,,"
"Dokg,,dokg,,dokg,,put,, banguun,,,", suara ibu ngebangunin sampil ketok-ketok pintu kamar.

"Iyaaa,, ini udah banguuun", diriku menjawab.

Pagi tadi aku di bangunin ibu,, subuh-subuh, sekitar jam 4 pagi,,hmm,, mata ini masih berat untuk membuka,,maklum abis begadang,,(tidur jam 00.00).

"Cepet mandii,,itu air udah panas", teriak ibu lagi
"Iya buu,,",jawab aku singkat.

Singkat cerita aku mandi dan pakai seragam,,(masih jam setengah 5 pagi),dan berangkat setelah sholat subuh. lho ko udah pake seragam ??? udah berangkat lagi,, mau kemana siii??

Hho,, iah lupa,, pagi ini tuh, aku mandi subuh buta (biasanya jam 6 pagi) karena mau pergi ke stasion kereta api bandung. mau apa coba ??? (yang pasti bukan buat ngelanjutin tidur disana karena mata masih sembab,,hhe)

Yaa,,mau ngantri tiket untuk balik ke bandung tanggal 5 september nanti. Nah loh,,, balik kebandung ? bukannya sekarang juga lagi di bandung ??

Hhe,, begini loh,, lebaran sekarang aku, ibu dan kedua adikku mau mudik ke rumah nenek di tulung agung, jawa timur (jauuuh yaa,,,-,-). tiket berangkatnya udah beli pas tanggal 18 juli kemaren (ngantri season 1)..itu untuk keberangkatan tanggal 27 agustus, karena pemesanan tiket dilakukan H-40.
Gitu lho ulasan ceritanya,,

Aku berangkat ke stasion, berdua sama ibu,, di temenin sama si merah pemberani (motor mio ku itu loooh,,,hhe). Nyampe disana sekitar jam 5.45..ternyata disana juga udah banyak yang ngatri,, lagi pada duduk lesehan..

Sengaja datang pagi-pagi buta, biar dapet antrian yang depan-depan lah,, soalnya mau berangkat kerja juga,,aturan buka loket pemesanan tiket sih jam tujuh pagi,,

Tik,,tok,,tik,,tok,,(liat jam, nunggu jam tujuh ceritanyah,,)
Lama benget,,, nunggu dari jam setengah 6 baru buka jam 7,,, haduuuhhh,,

Waktu pun berlalu, seiring dengan obrolan-obrolan aku sama ibu,, dan jreng-jreng,,, saatnya berbaris,, udah jam 06.55 am. aku dan ibu dapet antrian barisan no. 3, jadi cepet deh dapet tiketnya. Dan hasilnya ini dia tiket yang ditunggu-tunggu. Alhamdulillah,,

Tiket balik mudik lebaran

Okeh,,mungkin itu cerita tentang persiapan mudik lebaran versi putri,,tunggu cerita-cerita selanjutnya ya,,ini ceritaku,,apa ceritamu ?? (serasa iklan produk mie ya,,,hhe)

13 Juli 2011

Ten2Five - Takkan

Dia...
Yang slalu kuingat
Takkan pernah hilang
Dari relung jiwa

Mengapa...
Tak pernah dia sadari
Getar rasa di hati
Yang kurasa kini



Takkan ku bina semua
Rasa cinta ku padanya
Walau apa yang kurasa
Cukup pedih dan membara
Takkan ku paksa dirinya
Memberikan cintanya
Karna ku tau dia takkan bisa
Tinggalkan cintanya

Ooh...

Memang,,
Kusadari
Ku hanya orang ketiga
Tapi rasa ini tulus
Akankah semua berubah

8 Juli 2011

RESET SENAO EOC/NOC 3220 EXT


Hmm,,,mau upload materi ini ni,, lumayan buat asset,,hhi.Iseng-iseng buka-buka file,, eh nemu kaya beginian nih,,hhe. Materi ini di buat waktu PKL dulu di UNPAD taon 2008. Ceritanya dulu kan setiap abis praktek sama pembimbing s'lalu disuruh bikin laporan,, ya ini lah salah satu hasilnya,, cekibrot aja deh,,hhehe,,, 

RESET SENAO EOC/NOC 3220 EXT
1. Buka terlebih dahulu penutup konektor serial pada radio senao yang terletak dibagian bawah dekat port RJ 45. ( lihat gambar dibawah! ).  
2. Hubungkan kabel serial ke port com pada computer.
3. Jalankan aplikasi Hyperterminal. (lihat gambar di bawah!)
4. Berikan nama koneksi apa saja, misalnya Senao 3220. (lihat gambar dibawah!)

5. Kemudian pilih koneksi COM2 (tergantung port yang digunakan pada computer. lihat gambar dibawah!)


6. Setting HyperTerminal baudrate "38400", data bits "8", parity "none", stop bits "1", flow control "None". Kemudian tekan "OK". (lihat gambar dibawah!)


7. Matikan power pada POE selama kurang lebih 5 detik kemudian On- kan kembali.
8. Tunggu sampai prompt "#" muncul pada layar Hyperterminal. Lalu ketikan "flash reset", Tekan enter.

8. Ketik "reboot", tekan enter. Perangkat Senao akan reboot dan semua setting akan dikembalikan seperti semula.
9. Jika tidak terdapat kerusakan, Anda bisa mengakses kembali melalui WEB dengan alamat IP default : 192.168.1.1

Horeeee,,, bereess juga copas nyah,,,:D
Gambar2nya kurang lengkap sih,,, soalnya belum punya kamera,, jadi ga difotoin jelas deh alat2nya,,
But,,no problem,,it's good. :)

24 Juni 2011

Sepucuk surat untuk "Ayah"

Assalamu'alaikum,,,

Ayah,,apa kabar ? Ananda berharap ayah selalu sehat dan bahagia.
Yah,,apakah ayah tau umurku sekarang ? Aku yakin ayah pasti tau meskipun ayah tak pernah menyebutkan,,

Sekarang umurku 20 tahun yah, Selama dua puluh tahun juga Ayah selalu ada disisi aku, Ayah selalu memberikan pelajaran tentang kehidupan padaku, Selama yang aku ingat ayah selalu jadi pahlawan untuk aku,,selalu jadi super hero yang menyelamatkan aku.

Selama ini,,ananda selalu berfikiran dan menganggap bahwa ayah selalu mengekang semua kegiatanku, over protektif, selalu melarang aku untuk melakukan hal-hal yang dilakukan orang-orang seumuran dengan ku,,
Sering kali ananda marah dan merasa kesal dalam hati karena sikap ayah terhadapku,, Aku pun pernah merasa bahwa aku hanyalah seorang robot yang harus menuruti semua aturan yang diberikan oleh yang mengurusnya.

Apa karena aku anak perempuan satu-satunya, sehingga ayah bersikap seperti itu ?
Ayah ingat ? ketika aku pulang telat, ayah selalu sms ato telfon aku,, padahal aku udah bilang mau pulang telat.
Ayah ingat ? ketika teman-teman mengadakan acara get together, tapi ayah melarang ku.
Ayah ingat ? ketika aku dekat dengan seorang lawan jenis, ayah langsung memasang wajah musam dan bicara yang menyindir ?

Aku sempet kecewa dengan semua sikap ayah,,apa ayah ga percaya sama aku ?apa aku selamanya ga pantes buat dapet kepercayaan dari ayah ? Aku seperti anak yang berumur 5 tahun Yah,,aku sering merasa iri dengan teman-teman yang lainnya, mereka yang di beri kepercayaan dan sedikit kebebasan.

Tapi sekarang yah, aku tau jawaban dari semua pertanyan-pertanyaan selama ini.
Sikap Ayah, larangan ayah semuanya adalah bentuk perhatian dan kasih sayang Ayah,,
Ayah ga mau aku terjerumus dengan semua pergaulan yang terlalu bebas,,
Ayah bukannya tidak mempercayaiku, tapi ayah tak mau dengan kepercayaannya akan mencelakakan diriku,,
Ayah bukannya tidak memberiku kebebasan, tapi ayah ingin memilihkan semuanya yang terbaik untukku,,

Ayah,,,taukah Engkau,,,aku sangat menyayangimu,,,aku tak ingin membuat hatimu luka,,,aku ingin menjadi seperti apa yang kau inginkan,,,aku ingin buatmu bahagia,,aku tak ingin ada tetesan air mata yang kau teteskan karena kesalahanku,,,

Ayah,,maafkan aku,,,jika selama ini aku belum bisa menjadi seperti apa yang kau ingin kan,,maafkan aku karena aku sering berdusta padamu,,,

Mungkin ini yang dapat aku torehkan, Terima kasih Yah,,,

AYAAHH--- I LOVE U 

24 Februari 2011

Tangis Rasulullah saw

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.

Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?" "Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut.

Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang. "Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya.


Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. "Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?" Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu.

Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.

"Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi. "Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?" "Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: 'Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini."

Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. "Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. "Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku. "Badan Rasulullah mulai ding! in, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.

Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku - peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu." Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. "Ummatii, ummatii, ummatiii?" - "Umatku, umatku, umatku"

Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.

NB:Kirimkan kepada sahabat-sahabat muslim lainnya agar timbul kesadaran untuk mencintai Allah dan RasulNya, seperti Allah dan Rasulnya mencintai kita.

Karena sesungguhnya selain daripada itu hanyalah fana belaka. Amin...

Usah gelisah apabila dibenci manusia karena masih banyak yang menyayangi mu di dunia tapi gelisahlah apabila dibenci Allah karena tiada lagi yang mengasihmu diakhirat.